Sunday, 11 January 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AS Mau Pegang Keran Minyak Venezuela?
Thursday, 8 January 2026 07:11 WIB | OIL |brent oilOil,

Harga minyak bergerak naik tipis ketika pasar mencerna langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela. WTI bertahan di area US$56/barel setelah sebelumnya sempat turun tajam, sementara Brent masih berada di bawah US$60/barel.

Kenaikan kecil ini terjadi karena trader menimbang rencana AS yang disebut ingin mengendalikan penjualan minyak Venezuela ke depan. Artinya, bukan cuma soal sanksi, tapi juga soal siapa yang "mengatur" aliran minyak Venezuela ke pasar.

Menteri Energi AS, Chris Wright, menyebut pemerintah AS akan memulai dengan menawarkan minyak yang sudah tersimpan (stored crude), lalu setelah itu berlanjut ke penjualan pasokan minyak Venezuela. Kementerian Energi AS juga menyatakan minyak tersebut sudah mulai dipasarkan.

Dari sisi Venezuela, perusahaan minyak negara PDVSA mengklaim sedang bernegosiasi dengan Washington agar penjualan minyak bisa berjalan lewat kerangka yang mirip dengan kerja sama Chevron”yang selama ini dikenal sebagai satu-satunya perusahaan minyak besar AS yang masih beroperasi di negara tersebut.

Di sisi politik, Presiden Donald Trump mendorong perusahaan-perusahaan AS untuk ikut membangun kembali industri energi Venezuela yang melemah setelah bertahun-tahun kurang perawatan dan investasi. Pemerintah AS juga mulai melakukan pelonggaran sanksi secara selektif sebagai bagian dari upaya itu.

Sementara itu, tekanan AS juga terlihat di laut: AS kembali menyita dua tanker yang terkait sanksi, termasuk kapal Bella 1 yang sempat lolos dan kemudian berupaya melindungi diri dengan registrasi bendera Rusia, sebelum akhirnya berhasil dicegat di Atlantik.

Inti Poin :

- Minyak naik tipis, pasar masih "wait and see" setelah sesi sebelumnya melemah.

- AS menyiapkan skema untuk mengatur/menentukan penjualan minyak Venezuela ke depan.

- Tahap awal: jual stored crude, lalu lanjut ke pasokan minyak Venezuela berikutnya.

- PDVSA mengaku sedang negosiasi mekanisme penjualan mirip skema Chevron.

- AS makin agresif menekan lewat jalur maritim dengan penyitaan tanker terkait sanksi.(asd)

Sumber: Newsmaker

RELATED NEWS
Venezuela Ditekan AS, Harga Minyak Dunia Berfluktuasi...
Thursday, 8 January 2026 16:37 WIB

Harga minyak bergerak terbatas pada Kamis (8/1) setelah dua sesi tertekan, ketika pasar mencerna langkah AS yang makin agresif untuk mengatur arus minyak Venezuela - termasuk rencana mengelola penjual...

Harga Brent Anjlok di Tengah Komentar Trump tentang Kesepakatan Ekspor Minyak AS-Venezuela...
Thursday, 8 January 2026 04:38 WIB

Harga minyak mentah Brent merosot dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan memasok puluhan juta barel minyak ke Washington. Harga mi...

Minyak Melemah Usai Kesepakatan Venezuela - AS Panaskan Pasar...
Wednesday, 7 January 2026 17:18 WIB

Harga minyak kembali melemah pada Rabu(7/1) setelah pasar mencerna pernyataan Presiden AS Donald Trump soal kesepakatan impor minyak mentah Venezuela ke Amerika Serikat. Sentimen utamanya: pasokan ber...

Minyak Jatuh Meski Dunia Panas oleh Konflik dan Politik Global!...
Wednesday, 7 January 2026 07:20 WIB

Harga minyak dunia kembali turun tajam setelah para pedagang mulai mempertimbangkan kemungkinan berakhirnya perang Rusia‘Ukraina. Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati ...

Eksklusif - Caracas dan Washington dalam Pembicaraan untuk Mengekspor Minyak Venezuela ke AS...
Wednesday, 7 January 2026 05:59 WIB

Para pejabat pemerintah di Caracas dan Washington sedang membahas ekspor minyak mentah Venezuela ke kilang-kilang di Amerika Serikat, menurut lima sumber pemerintah, industri, dan perkapalan kepada Re...

LATEST NEWS
Harga emas melonjak di atas $4.500, siap untuk kenaikan mingguan 4% setelah data NFP AS dirilis

Harga emas naik pada hari Jumat, siap untuk diakhiri dengan kenaikan mingguan hampir 4% karena laporan ketenagakerjaan di AS beragam, dengan ekonomi menambah lebih sedikit lapangan kerja daripada yang diproyeksikan. Namun, Tingkat Pengangguran...

Emas Masih Jadi Buruan para Pelaku pasar

Harga emas kembali menguat pada perdagangan terbaru setelah sempat tertekan, didorong oleh melemahnya dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Investor kembali memburu emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian arah...

Perak Sesi Eropa Kemana?

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian...

POPULAR NEWS
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat...

Tanker Rusia Disita, Trump Gencarkan Kendali Minyak Venezuela
Thursday, 8 January 2026 15:54 WIB

AS menyita dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela di Samudra Atlantik pada hari Rabu, satu di antaranya berlayar di bawah bendera...

Wakil Ketua Fed Bowman Menguraikan Upaya Modernisasi Regulasi
Thursday, 8 January 2026 05:35 WIB

Wakil Ketua Federal Reserve untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menguraikan perubahan signifikan pada pengawasan dan regulasi perbankan selama...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang...